Mediasahabat.com-Makassar,-“Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lembaga Pendidikan Indonesia (STIM LPI) terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan wawasan kebudayaan mahasiswa melalui kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Romansa Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lembaga Pendidikan Indonesia (STIM LPI) kembali melaksanakan program unggulannya, KELANA BUDAYA Session V, yang berlangsung pada Selasa, 20 Januari 2026, bertempat di Klenteng Ibu Agung Bahari, Kota Makassar.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pembelajaran lapangan bagi mahasiswa dalam memahami seni dan budaya etnis Tionghoa sebagai bagian dari diaspora yang telah hadir di Kota Makassar sejak masa lampau. Keberadaan diaspora Tionghoa tersebut telah melahirkan proses akulturasi dan asimilasi budaya yang turut membentuk dinamika sosial dan kebudayaan Kota Makassar hingga saat ini.

Program KELANA BUDAYA Session V ini terlaksana melalui kerja sama antara UKM Seni Romansa STIM LPI, Permabudhi (Perwakilan Umat Buddha Indonesia), dan P2TM (Persaudaraan Peranakan Tionghoa Makassar). Selain mempelajari seni dan tradisi budaya, kunjungan ke Klenteng Ibu Agung Bahari juga menjadi sarana pembelajaran mengenai sejarah serta arsitektur heritage Kota Makassar yang memiliki nilai historis dan budaya yang tinggi.
Dalam kegiatan tersebut, hadir sejumlah narasumber kompeten, yaitu Bapak PMy. Romo Hemajayo Thiod dan Bapak Eko Setiono yang mewakili Permabudhi, serta Bapak Ir. Arwan Tjahjadi selaku Ketua P2TM. Selain itu, kegiatan ini juga didampingi oleh Bapak Ansar Mulkin selaku Pembina UKM Seni Romansa STIM LPI, yang turut memberikan penguatan nilai edukatif dan kebudayaan kepada para peserta.
KELANA BUDAYA Session V ini diikuti oleh 21 orang anggota UKM Seni Romansa. Adapun Ketua Panitia kegiatan adalah Suci Ramadhani, anggota muda UKM Seni Romansa, yang dalam pelaksanaan kegiatan didampingi langsung oleh Ketua Umum UKM Seni Romansa STIM LPI, Nurhapsa Hidayani.
Dalam sambutannya, Ketua Umum UKM Seni Romansa menjelaskan bahwa Program KELANA BUDAYA merupakan program yang bersifat berjenjang. Setelah mengikuti kegiatan kunjungan budaya, para anggota UKM diwajibkan untuk menyusun laporan hasil observasi dan penelitian berdasarkan temuan yang diperoleh selama kegiatan. Laporan tersebut menjadi salah satu syarat untuk memperoleh Nomor Anggota Muda UKM Seni Romansa, serta selanjutnya akan dikembangkan menjadi karya seni yang ditampilkan dalam Selebrasi Karya Seni yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh UKM Seni Romansa STIM LPI.

Sementara itu, dalam sambutannya, Pembina UKM Seni Romansa STIM LPI, Bapak Ansar Mulkin, menyampaikan harapannya agar kegiatan KELANA BUDAYA Session V ini dapat menjadi langkah awal terjalinnya kerja sama dan kolaborasi mahasiswa STIM LPI dengan berbagai pihak di luar kampus, khususnya dalam bidang seni, budaya, dan pelestarian warisan budaya.
Melalui kegiatan ini, STIM LPI menegaskan komitmennya dalam mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman multikultural, kepekaan budaya, serta semangat kolaborasi lintas komunitas sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat.(**)


