
Mediasahabat.com-Makassar,-“Suasana kebersamaan dan penuh keberkahan terasa dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar) bersama santri Pondok Tahfidz Hidayatullah Maros dan anak-anak dari beberapa panti asuhan.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor PLN UID Sulselrabar, Jalan Hertasning, Makassar ini mengusung tema “Kepedulian yang Menghadirkan Harapan”, sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat ukhuwah di bulan suci Ramadhan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh General Manager (GM) ketua YBM PLN beserta Managemen PLN UID Sulselrabar.
Dalam kesempatan tersebut, YBM PLN UID Sulselrabar juga menyalurkan bantuan pangan untuk pesantren yang diperuntukkan bagi Pondok Tahfidz Hidayatullah Maros. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para santri yang sedang menempuh pendidikan dan menghafal Al-Qur’an.
Ketua YBM PLN Rachmat Nur, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial Ramadhan yang bertujuan menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi lembaga pendidikan Islam dan para santri penghafal Al-Qur’an.
“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan Ramadhan bersama para santri dan anak-anak panti asuhan. Semoga bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para santri dalam menuntut ilmu dan menghafal Al-Qur’an,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Tahfidz Hidayatullah Maros, Ustadz Abdul Hadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian serta kepedulian yang diberikan oleh YBM PLN.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga sosial dan lembaga pendidikan Islam dalam membina generasi Qur’ani.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian YBM PLN kepada para santri. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan Khataman al Qur’an, Tausiyah Ramadhan, doa bersama, serta ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.
Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi kebahagiaan di bulan suci, tetapi juga memperkuat semangat kepedulian dan kebersamaan dalam mendukung pendidikan para santri sebagai generasi penerus umat.(**)



