Mediasahabat.com –Jakarta, -“Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, terus mendorong penguatan integritas dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui program pendampingan kepada 643 instansi pemerintah di seluruh Indonesia.
Program strategis tersebut menjadi bagian dari upaya BKN dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Pendampingan akan difokuskan pada delapan aspek manajemen ASN, mulai dari pengembangan kompetensi, budaya kerja, penguatan sistem merit, hingga peningkatan citra institusi yang berlandaskan nilai.
Badan Kepegawaian Negara (BKN RI) + 1
Menurut Prof. Zudan, integritas merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan. Dengan jumlah ASN yang mencapai sekitar 6,7 juta orang, penguatan budaya integritas diyakini akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
Badan Kepegawaian Negara (BKN RI) + 1
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, BKN bersama KPK, Kementerian PANRB, dan LAN meluncurkan sistem e-Learning ASN Berintegritas yang dapat diakses ASN di seluruh Indonesia. Platform pembelajaran digital ini akan terintegrasi dengan ASN Digital guna memperluas akses pendidikan antikorupsi dan penguatan karakter ASN secara berkelanjutan.
Badan Kepegawaian Negara (BKN RI) + 1
“Integritas harus menjadi budaya kerja ASN dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan. Dengan integritas yang kuat, kepercayaan publik terhadap birokrasi akan semakin meningkat,” tegas Prof. Zudan dalam kegiatan peluncuran program tersebut.
Badan Kepegawaian Negara (BKN RI)
Selain memperkuat integritas, BKN juga terus mendorong penerapan sistem merit dan manajemen talenta ASN sebagai dasar pengembangan karier yang objektif dan berbasis kompetensi. Hingga saat ini, ratusan instansi pemerintah telah didampingi untuk memperkuat tata kelola kepegawaian yang profesional dan akuntabel.
Badan Kepegawaian Negara (BKN RI) + 1
Melalui langkah tersebut, BKN berharap dapat menciptakan ASN yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi mewujudkan birokrasi Indonesia yang semakin maju dan terpercaya. (**)



