MEDIASAHABAT.COM, MAKASSAR – Pengamat politik Dr Arief Wicaksono menilai Abdul Rahman Bando yang saat ini ingin mencalonkan diri sebagai Walikota Makassar memiliki konsep pemerintahan yang jelas.
Hal ini diungkapkan Arief dalam diskusi politik Ngopi Sore Pilkada 2024 yang digelar Komunitas Jurnalis Politik di Lapak Kopi Abangda Hertasning Makassar, Sabtu 6 Juli 2024.
Abdul Rahman Bando atau ARB merupakan eks birokrat di Pemkot Makassar yang pernah menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar dinilai kandidat paling siap bertarung secara gagasan di Pilwali Makassar 27 November nanti.
Hal tersebut dianggap karena ARB memiliki pengalaman panjang sebagai birokrat dan merupakan senior aparatur sipil negara.
“Sebagai birokrat dan memiliki pengalaman panjang di pemerintahan, Abdul Rahman Bando tentu paham menjalankan pemerintahan dan baru ARB yang punya slogan pembangunan seperti ‘Gerbang Makassar’ itu,” ujar Arief.
Selain Arier hadir pula narasumber dari konsultan politik yang merupakan eks Ketua KPUD Soppeng Andi Sri Wulandari. Sri menilai Pilwali kali ini juga menjadi ajang bagi politikus perempuan untuk memperlihatkan eksistensinya.
Saat ini muncul nama-nama politikus perempuan di publik di antaranya Indira Yusuf Ismail, Fatmawati Rusdi, Sri Rahmi, dan Andi Rahmatika Dewi.
Meski begitu Sri menilai politik tidak hanya berbicara kepemimpinan dari sebuah gender melainkan gagasan dan pikiran yang mampu membawa Kota Makassar ke arah lebih baik.
Sri mengatakan dalam berbagai temuan di lapangan, ada tiga dasar seseorang disebut layak, pertama secara popularitas, aksepbilitas dan elektabilitas.
“Popularitas tidak cukup untuk meningkatkan elektabilitas jika aksepbilitasnya mumpuni. Seperti, kecenderungannya perempuan mampu memahami penduduk perkotaan, itulah aksepbilitas. Bayangkan jika aksepbilitas didukung popularitas efeknya elektabilitas,” ujarnya.


