Mediasahabat.com-Makassar –” Jamaah Masjid Al Malikul Haq Kompleks Bumi Sudiang Raya ORW 13, Kelurahan Laikang, melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan 17 Rabiul Awal 1447 H / Rabu, 10 September 2025 M.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Muh. Anwar, S.Ag. Selanjutnya, sambutan panitia yang disampaikan oleh Ketua Panitia, H. Amrullah. Dalam sambutannya beliau mengungkapkan rasa syukur ke hadirat Allah SWT sehingga peringatan Maulid Nabi dapat terlaksana dengan baik. Ia berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bentuk syiar Islam dan penguatan ukhuwah jamaah.

“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah, malam ini kita dapat berkumpul untuk memperingati kelahiran Rasulullah SAW. Semoga kegiatan ini tidak putus dan bisa terus kita laksanakan di masa-masa mendatang,” ujarnya.
Ketua ORW 13, Hj. Sri Sapriyani, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, baik panitia, majelis taklim, maupun warga sekitar sehingga acara berjalan lancar.
Puncak acara diisi dengan ceramah maulid yang dibawakan oleh Ustadz Hamzah Ki Baderan, Lc., M.Hi. Dalam tausiyahnya, beliau mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah dan Meningkatkan Kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.”

Ustadz Hamzah menegaskan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali cinta kepada Rasulullah dan meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menjelaskan bahwa Rasulullah diutus ke dunia untuk menyempurnakan akhlak manusia, sebagaimana sabda beliau, “Innama bu’itstu liutammima makarimal akhlaq” (Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia).
Beliau kemudian menguraikan beberapa teladan utama dari akhlak Rasulullah SAW, antara lain:
- Kejujuran dan amanah – Nabi Muhammad SAW sejak muda dikenal sebagai Al-Amin, sosok yang terpercaya. Hal ini menjadi teladan bagi umat Islam agar senantiasa menjaga kejujuran dalam pekerjaan, bisnis, maupun kehidupan sehari-hari.
- Kesabaran dan keteguhan hati – Rasulullah menghadapi berbagai ujian, caci maki, bahkan ancaman dari kaum Quraisy, namun beliau tetap sabar dan konsisten dalam dakwahnya.
- Kasih sayang kepada sesama – Akhlak Rasulullah tidak hanya untuk umat Islam, melainkan rahmat bagi seluruh alam. Beliau penuh kasih kepada anak-anak, penyayang terhadap keluarga, bahkan baik kepada musuh-musuhnya.
- Kesederhanaan – Meski menjadi pemimpin umat, Rasulullah tetap hidup sederhana, tidur di atas tikar kasar, dan lebih mementingkan umatnya daripada dirinya sendiri.
“Kalau kita ingin disebut umat Rasulullah, maka salah satu bentuk cinta kita kepada beliau adalah berusaha meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari rumah tangga, lingkungan, hingga bermasyarakat,” pesan Ustadz Hamzah.

Beliau juga mengajak jamaah untuk memperbanyak rasa syukur, memperbanyak shalawat, serta menjaga persatuan umat Islam. “Sejarah kelahiran Rasulullah SAW adalah malam terbaik, karena Allah menghadirkan rahmat bagi seluruh alam. Maka mari kita jadikan momentum maulid ini untuk memperkuat kecintaan kita kepada beliau dengan memperbanyak shalawat dan meneladani akhlaknya,” tuturnya.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jamaah Masjid Al Malikul Haq, kelompok majelis taklim, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, keselamatan, dan rahmat Allah SWT untuk seluruh jamaah dan masyarakat. (An)


