Mediasahabat.com-Makassar,– “Dr. Ir. H. Mahmud La Kaiya, ST, MT menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Umum Persatuan Alumni Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (PATSI UMI) periode 2026–2030. Keputusan tersebut lahir dari panggilan jiwa dan keinginan kuat untuk membawa organisasi alumni Teknik Sipil UMI menjadi lebih maju, profesional, dan berdampak bagi seluruh alumni.
Mahmud adalah alumni angkatan 1994, menurunya selama kurang lebih 13 tahun perjalanan organisasi, PATSI UMI telah memberikan banyak kontribusi dalam menjaga silaturahmi antar alumni. Namun, tantangan ke depan menuntut organisasi untuk tidak hanya menjadi wadah berkumpul semata, melainkan mampu menghasilkan program-program nyata yang memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat.
“Dalam dua minggu terakhir saya banyak berdiskusi dengan berbagai pihak dan merasakan adanya panggilan jiwa untuk ikut mengambil peran. Saya melihat PATSI membutuhkan penguatan manajerial dan tata kelola organisasi agar lebih profesional, lebih terukur, dan mampu menghasilkan output yang nyata,” ujar Mahmud.
Ia menilai bahwa saat ini PATSI UMI memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya tergarap. Masih terdapat sejumlah celah dan peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan eksistensi organisasi sekaligus memperkuat posisi alumni Teknik Sipil UMI di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Alumni Teknik Sipil UMI saat ini tercatat telah memiliki 40 angkatan alumni sejak 1979 sampai 2019. Dengan jumlah potensi alumni kurang lebih 5.000 orang.
Mengusung semangat “PATSI PASTI BERDAMPAK”, Mahmud berkomitmen menjadikan organisasi sebagai rumah besar alumni yang mampu menghadirkan manfaat konkret. Menurutnya, ketika nama PATSI disebut, seharusnya publik dan alumni langsung merasakan keberadaan serta kontribusi organisasi tersebut.
“Ke depan, PATSI harus lebih menarik, lebih dikenal, dan lebih dirasakan manfaatnya. Kita ingin membangun organisasi yang mengakar kuat di daerah, berkembang di tingkat nasional, dan mampu berkiprah di tingkat internasional,” tegasnya.
Mahmud yang saat ini menjabat Anggota DPRD Sulsel juga menyoroti kondisi alumni yang memiliki latar belakang ekonomi dan profesi yang beragam. Karena itu, organisasi harus mampu mengakomodasi seluruh potensi alumni dengan menghadirkan program yang mendorong peningkatan kapasitas, kompetensi, dan kesejahteraan anggota.
“Kita memahami bahwa kondisi ekonomi dan profesi alumni tidak sama. Karena itu, organisasi harus hadir untuk memperkuat jejaring, membuka peluang, serta membangun kompetensi alumni agar semakin unggul dan profesional,” tambahnya.
Meski memiliki visi besar menuju organisasi yang berkelas nasional dan internasional, Mahmud menegaskan bahwa identitas Universitas Muslim Indonesia sebagai kampus yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam tetap menjadi landasan utama perjuangan PATSI UMI.
“Dari regional menuju nasional, dari nasional menuju internasional, tanpa meninggalkan jati diri UMI sebagai kampus Islami. Nilai-nilai keislaman tetap menjadi fondasi dalam setiap langkah dan kebijakan organisasi,” pungkasnya.
Dengan semangat perubahan, profesionalisme, dan kolaborasi, Mahmud La Kaiya optimistis PATSI UMI dapat menjadi organisasi alumni yang semakin solid, berpengaruh, dan memberikan dampak nyata bagi alumni, almamater, serta masyarakat luas.
Mahmud saat mendaftar sebagai Ketua Umum diantar sejumlah pendukung perwakilan dari beberapa angkatan alumni Teknik Sipil baik yang senior maupun angkatan muda. “Untuk merealisasikan program PATSI Pasti Berdampak saya tidak bisa sendiri, dibutuhkan dukungan dari senior maupun junior juga dukungan dari Civitas akademika Teknik Sipil UMI,” ucapnya.(**)


