Mediasahabat.com-Makassar,-“ Setelah sukses melaksanakan Wisuda pada Sabtu, 19 September 2026 dengan meluluskan sebanyak 182 wisudawan dari jenjang S1 dan S2, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lembaga Pendidikan Indonesia (STIM LPI) Makassar kembali mengawali langkah baru dengan melaksanakan kuliah perdana Semester Ganjil Tahun Akademik 2026 melalui kegiatan Kuliah Umum bertajuk “CAMPUSPRENEUR GO GLOBAL: Dari Kampus Menembus Pasar Dunia melalui Komoditas Lokal.”
Rangkaian kegiatan ini menjadi momentum penting bagi STIM LPI Makassar. Jika pada 19 September 2026 kampus melepas 182 lulusan untuk memasuki dunia profesional dan dunia usaha, maka dua hari kemudian, pada 21 September 2026, STIM LPI Makassar kembali menyambut dan mempersiapkan generasi mahasiswa berikutnya untuk menempuh pendidikan sekaligus membangun masa depan mereka.
Kuliah umum yang diikuti sekitar 160 mahasiswa tersebut dihadiri jajaran pimpinan dan unsur dosen STIM LPI Makassar. Kegiatan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026 serta memperkuat komitmen kampus dalam membangun budaya entrepreneurship di lingkungan akademik.

Acara diawali dengan laporan Ketua Panitia, Dra. Pra Gemini, M.Si., kemudian dilanjutkan dengan sambutan pimpinan STIM LPI Makassar yang disampaikan oleh Wakil Ketua I, Prof. Dr. Muhammad Yunus, mewakili Ketua STIM LPI Makassar.
Turut hadir Wakil Ketua II STIM LPI Makassar, Dr. Azhary Ismail, M.Si., serta unsur dosen STIM LPI Makassar.
Kuliah umum menghadirkan Muhammad Rosyidi Hardhi, entrepreneur muda asal Kota Makassar yang telah mengembangkan bisnis hingga melakukan ekspansi ke pasar mancanegara. Kehadirannya memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa mengenai bagaimana membangun usaha, membaca peluang pasar, mengembangkan produk, serta membawa potensi lokal ke pasar yang lebih luas.
Dalam pemaparannya, Muhammad Rosyidi Hardhi mengajak mahasiswa untuk mulai berbisnis sejak berada di bangku kuliah. Menurutnya, masa perkuliahan dapat menjadi ruang untuk membangun keberanian, kreativitas, jejaring, pengalaman, dan mental entrepreneurship.
Tema “Campuspreneur Go Global” juga mengajak mahasiswa untuk melihat komoditas lokal bukan sekadar sebagai produk daerah, tetapi sebagai potensi ekonomi yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah dan memiliki peluang untuk menembus pasar nasional maupun internasional.
Semangat tersebut sejalan dengan visi dan misi STIM LPI Makassar, khususnya dalam mendorong lahirnya mahasiswa yang memiliki jiwa entrepreneurship. Kampus tidak hanya mempersiapkan mahasiswa untuk memperoleh kompetensi akademik, tetapi juga mendorong mereka agar memiliki kemampuan menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan pekerjaan.
Momentum ini menjadi semakin relevan setelah STIM LPI Makassar baru saja melepas 182 lulusan S1 dan S2 dalam prosesi wisuda. Para lulusan tersebut menjadi gambaran bahwa proses pendidikan di kampus pada akhirnya harus bermuara pada kesiapan memasuki kehidupan profesional, dunia usaha, maupun memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Sementara bagi mahasiswa yang masih menempuh pendidikan, kuliah perdana ini menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju dunia profesional dan kewirausahaan dimulai sejak berada di bangku kuliah.
Melalui semangat Campuspreneur Go Global, STIM LPI Makassar ingin membangun ekosistem pendidikan yang mendorong mahasiswa untuk belajar, berkarya, berinovasi, membangun bisnis, dan mengembangkan potensi komoditas lokal agar memiliki nilai serta daya saing di pasar global.
Dengan demikian, rangkaian wisuda pada 19 September dan kuliah perdana pada 21 September 2026 menjadi sebuah kesinambungan perjalanan pendidikan di STIM LPI Makassar: melepas para lulusan menuju dunia nyata, sekaligus mempersiapkan generasi berikutnya untuk menapaki perjalanan yang sama dengan bekal ilmu, kreativitas, dan jiwa entrepreneurship.
Dari kampus, membangun keberanian.
Dari komoditas lokal, menciptakan peluang.
Dari Makassar, menuju pasar dunia.
CAMPUSPRENEUR GO GLOBAL
Dari Kampus Menembus Pasar Dunia melalui Komoditas Lokal.




