Mediasahabat.com-Makassar,-“Peringatan maulid Nabi Besar Muhammad SAW dilaksanakan di Masjid Babul Jannah Kelurahan Berua Kecamatan Biringkanaya berlangsung dengan penuh khidmat, Ahad, 20 September 2026.
Hadir dalam kegiatan maulid tersebut diantaranya, Lurah Berua, Andi Surianty, Anggota DPRD Makassar, H Meinsani Kecca, Ketua RW 03, Rahmatiah, Ketua RT 09, Abd Hadi, Tokoh Masyarakat, Majelis Taklim dan warga Komplek BTP Blok AC Telkom Berua.
Lurah, Berua Andi Surianty,
mengucapkan terimah kasih atas undangan maulid di Masjid Babul Jannah. Disamping itu, ia mengubgkapakan bahwa lewat kesempatan ini mewakili pemerintah kota Makassar ingin menyampaikan program-program Bapak walikota dan Pemerintah Kota Makassar.

“Alhamdulilah di Kelurahan berua antusias mengikuti pemilihan sampah dan kami ucapkan terimah kasih atas semua partisipasita.
Cukup kita pilah sampahta.Nti ada yang jemput kalau sudah kita pilah. Mari sama-sama ciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.”ungkap Lurah Berua saat membawa kata sambutan.
Selain itu, Andi Surianty juga membahas terkait program Perlinsos, ” Perlinsos ini sangat penting untuk mengetahui desil kita karena banyak permasalahan yang sedang kita hadapi.Biasa ada warga tak mampu tapi tidak dapat Bansos.Karena desilnya naik.”jelasnya.
Sementara itu, di acara inti kegiatan, Ceramah Agama Maulid dibawakan oleh Al Habib Alwi Bin Muhammad Bafaqih.
Dalam ceramahnya, Habib Alwi Bin Muhammad Bafaqih menceritakan tentang riwayat bagaimana keteladanan dan sifat Rasulullah, Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Pertama tentang kedermawanan Nabi Muhammad jika melihat ada umat yang sedang kesusahan atau yang membutuhkan.
“Rasulullah SAW memberikan seluruh kambing yang berada di antara dua gunung kepada seorang laki-laki yang meminta kepada seorang badui.inilah kedermawanan Nabi Muhammad yang luar biasa.”jelasnya.
Bahwa hal itu merupakan pemberian luar biasa oleh Nabi SAW memberikan seluruh kambing yang memenuhi lembah di antara dua gunung. Beliau tidak pernah menolak orang yang meminta jika beliau memilikinya.
Alhasil laki-laki badui itu kembali ke kaumnya dan berseru agar mereka masuk Islam. Ia mengatakan bahwa Nabi Muhammad memberi pemberian yang sangat banyak tanpa rasa takut miskin.
Selain itu, Habib Alwi juga membahas mengenai sifat yang perlu diteladani dari Nabi Muhammad, yakni Akhlakul karimah, perilaku mulia dan terpuji yang mencerminkan keimanan seorang Muslim dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita tumbuhan sifat saling menghormati dan menyayangi antara sesama manusia sebagaimana Baginda Rasul Nabi Muhammad yang mempunyai Akhlakul karimah.”pungkas Al Habib Alwi.




