Mediasahabat.com-Makassar,-“ Warga Perumahan Taman Sudiang Indah, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, dikejutkan dengan penemuan seorang pria berusia 27 tahun dalam kondisi meninggal dunia di atas plafon rumah, Sabtu (3/10/2026).
Korban diketahui bernama Rizki, warga Jalan Dg. Tata, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Korban ditemukan sekitar pukul 10.50 WITA setelah istrinya, Santianti, mencari keberadaannya karena telepon selulernya tidak dapat dihubungi.


Berdasarkan keterangan Zaenal, seorang pengemudi ojek online yang mengantar Santianti ke lokasi, kejadian bermula sekitar pukul 09.30 WITA. Santianti datang ke tempat kerja korban karena khawatir setelah beberapa kali menghubungi korban namun telepon selulernya tidak aktif.
Setibanya di rumah sekitar pukul 10.30 WITA, Santianti memeriksa sejumlah ruangan, termasuk kamar dan dapur. Namun, korban tidak ditemukan. Ia hanya melihat sepeda motor milik korban masih berada di lokasi.
Karena merasa curiga, Santianti kemudian melapor kepada Roswati selaku Ketua RT 02. Keduanya lalu kembali melakukan pencarian terhadap korban.
Sekitar pukul 10.45 WITA, mereka tiba di lokasi dan meminta bantuan Zaenal untuk memeriksa bagian atas plafon rumah. Lima menit kemudian, Zaenal melihat tubuh korban dalam posisi tersungkur di atas plafon dengan kondisi tubuh hangus.

“Korban ditemukan di atas plafon dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” demikian keterangan yang diperoleh di lokasi.
Petugas dari unsur TNI dan Polri kemudian mendatangi lokasi. Serka Syamsuddin selaku Babinsa Kelurahan Pai dan Aiptu Fitra selaku Binmas Kelurahan Pai tiba sekitar pukul 11.00 WITA. Tak lama berselang, Piket Fungsional Polsek Biringkanaya yang dipimpin Ipda Henrik selaku Padal juga tiba dan memasang garis polisi.
Untuk memastikan keamanan di lokasi, petugas PLN kemudian memutus aliran listrik sekitar pukul 11.05 WITA.
Tim Identifikasi Polrestabes Makassar tiba sekitar pukul 11.10 WITA dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Selanjutnya, Tim Dokter Polisi dari RS Bhayangkara melakukan pemeriksaan terhadap jenazah.
Sekitar pukul 12.35 WITA, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara oleh Tim Dokpol Biddokkes menggunakan ambulans untuk menjalani pemeriksaan dan otopsi.
Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat tersengat listrik. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan otopsi.
Seluruh rangkaian penanganan di lokasi selesai sekitar pukul 12.40 WITA dalam keadaan aman dan tertib.
Kalau mau, saya juga bisa buatkan versi berita media online yang lebih dramatis dengan judul yang lebih “menggigit”, tetapi tetap tidak mengada-ada.(an)




