
Mediasahabat.com-“Keluarga besar Almarhum Prof.Andi Mustari Pide malam ini di Kawasan Rumah Adat Sao Mario Soppeng, Sulawesi Selatan mengelar panggung Ekspresi,Sabtu 10/8/2024
Sebagai mana kita ketahui rumah adat ini dibangun dengan gaya arsitektur sejumlah suku di Pulau Sulawesi hingga di Sumatera.
Rumah adat Sulawesi Selatan jejak peninggalan tokoh Bugis almarhum Prof Andi Mustari Pide yang sukses di tanah perantauan Minangkabau, Padang, Sumatera Barat.

Rumah Adat Sao Mario terletak di Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa, berjarak sekitar 30 Km dari Kota Watansoppeng. Di kompleks Rumah Adat Sao Mario ini, terdapat berbagai jenis rumah adat yang bergaya arsitektur Bugis, Makassar, Mandar, Toraja, hingga Minangkabau dan Batak.
Rumah adat ini diketahui dibangun pada desember 1989 oleh Prof Mustari. Tokoh Bugis yang pernah menjadi Rektor Universitas Eka Sakti Padang (UNES) Sumatera Barat, hingga tutup usia di usia 72 tahun pada 2018 silam.
Prof Mustari pide sempat mendapat gelar Datuk Rajo Nan Sakti (Tanah Minang), Mangaraja Tuongku Mulasontang Siregar (Batak) dan Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan Seluruh Etnis Sumatera Barat (Sumbar). Sosoknya sangat dikenal peduli dalam mempertahankan nilai adat dan kebudayaan.
Sementara ketua Yayasan Universitas Eka Sakti Padang DR.H.Andi Syahrum Makkuradde,SS.SE.MSi menyampaikan mari kita senantiasa mendoakan almarhum agar mendapat balasa pahala dari jerih payah beliau membangun budaya dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Kegiatan ini Juga di Hadiri Andi Takdir Mattaliti serta para keluarga besar almarhum Prof.Mustari pide.(**)



