Mediasahabat.com-Makassar,-“Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Kecamatan Biringkanaya bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Pemerintah Kecamatan Biringkanaya, dan PDAM Kota Makassar menggelar aksi peduli lingkungan melalui penanaman pohon dan pembuatan TEBA di Kompleks Griya Athirah, Kelurahan Pai, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pelantikan DPK KNPI Kecamatan Biringkanaya yang akan dilaksanakan pada malam harinya di halaman Kantor Kecamatan Biringkanaya.

Turut hadir dalam kegiatan itu Camat Biringkanaya Maharuddin, S.Sos., MM, didampingi Lurah Pai, Plt Direktur Utama PDAM Kota Makassar Dr. H. Andi Syahrum Makkuradde, SS., SE., M.Si., serta Kabid Cultural DLH Kota Makassar bersama jajaran pengurus KNPI dan masyarakat setempat.
Selain penanaman pohon, kegiatan juga dilanjutkan dengan pembuatan TEBA (Tempat Ember Bawah Tanah Organik), yakni sarana pengolahan sampah organik rumah tangga yang dibuat dengan cara menanam ember khusus ke dalam tanah untuk menampung sisa makanan dan sampah organik lainnya.
TEBA menjadi salah satu inovasi sederhana namun efektif dalam mengurangi volume sampah rumah tangga. Sampah organik yang dimasukkan ke dalam TEBA akan terurai secara alami dan menghasilkan kompos yang bermanfaat bagi tanaman di sekitar lingkungan warga.

Camat Biringkanaya Maharuddin menyampaikan apresiasi atas kepedulian KNPI terhadap isu lingkungan melalui aksi nyata yang langsung menyentuh masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena bukan hanya seremonial, tetapi memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan, mulai dari penghijauan hingga pengelolaan sampah organik,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Dirut PDAM Kota Makassar Dr. H. Andi Syahrum Makkuradde menilai gerakan penghijauan dan pengelolaan sampah memiliki dampak besar terhadap keberlangsungan lingkungan dan sumber daya air.
“Menjaga lingkungan harus dimulai dari langkah sederhana. Penanaman pohon dan pembuatan TEBA merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan berkelanjutan,” katanya.
Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat kebersamaan. Warga bersama unsur pemerintah dan pemuda KNPI tampak antusias mengikuti proses penanaman pohon hingga praktik pembuatan TEBA sebagai bentuk edukasi lingkungan berbasis masyarakat.(an)


