Mediasahabat.com-Makassar,-“ Camat Mariso, Aswin Kertapati Harun, S.STP., M.Si., memberikan instruksi keras kepada seluruh personel BKO Satpol PP Kecamatan Mariso agar lebih mengedepankan hasil kerja nyata dibandingkan sekadar pemenuhan laporan administrasi.Kamis 15/1/2026
Hal tersebut ditegaskan Aswin saat memimpin pengarahan di dampingi Sekcam Mariso, Andi Muhammad Kamil Yamin, S.ST., M.M., serta Kasi Trantib, Rusdi, S.Sos., M.M. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Pengawas Satpol PP Kota Makassar, Azis, dan Komandan Regu (Danru), Ilyas.
Prioritaskan Kehadiran Pemerintah di Tengah Masyarakat
Dalam arahannya, Aswin menekankan bahwa indikator keberhasilan petugas di lapangan adalah adanya perubahan kondisi wilayah yang semakin tertib dan nyaman, bukan tumpukan laporan di meja pimpinan.
”Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Saya tegaskan, kita mengutamakan hasil yang nyata. Jangan sampai laporan banyak, tapi kenyataan di lapangan tidak ada perubahan,” tegas Aswin Kertapati Harun.
Ia juga menambahkan bahwa setiap tindakan harus berpedoman pada Perda Nomor 7 Tahun 2021 terkait penertiban pedagang kaki lima (PKL), namun tetap dilakukan dengan cara-cara yang humanis.
Integritas dan Kedisiplinan adalah Harga Mati
Selain fokus pada hasil, Camat Mariso juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan, loyalitas, dan integritas dalam menjalankan tugas. Para personel diminta rutin melakukan patroli lapangan untuk memastikan ketertiban wilayah terjaga secara konsisten.
Senada dengan hal itu, Kasi Trantib Mariso, Rusdi, S.Sos., M.M., menuntut kedisiplinan penuh dari para anggota BKO.
”Paling penting adalah disiplin dalam melaksanakan tugas. Semua pergerakan harus sejalan dengan perintah pimpinan Camat Mariso agar visi memberikan pelayanan terbaik bagi warga dapat tercapai,” ujar Rusdi.
Perubahan Strategi Patroli
Untuk mendukung target “Kerja Nyata” tersebut, mulai hari ini dilakukan perubahan skema tugas lapangan. Jika sebelumnya personel dibagi ke dalam 3 regu dengan isi 7 orang, kini diubah menjadi 2 regu yang lebih solid dengan kekuatan 11 personel per regu didampingi langsung oleh Danru.
Perubahan ini diharapkan membuat personel lebih kuat dan efektif saat melakukan pengawasan dan penertiban di wilayah Kecamatan Mariso.(**)


