
Mediasahabat.com-Makassar,-“Lurah Bakung, Nani Handayani, SH, menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H yang digelar masyarakat RW 08 Kelurahan Bakung, bertempat di Masjid Muhajirin, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung penuh khidmat dan dihadiri jamaah, ibu-ibu Majelis Taklim, tokoh masyarakat, serta warga RW 08 Kelurahan Bakung.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ustadz Andi Hadi Ibrahim Baso, SS., MA, selaku penceramah Maulid yang menyampaikan tausiah tentang keteladanan Rasulullah Muhammad SAW serta pentingnya memperkuat keimanan dan akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.

Lurah Bakung Nani Handayani dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat RW 08 yang telah bersama-sama menyukseskan pelaksanaan peringatan Maulid Nabi.
Menurutnya, kegiatan Maulid bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat.
“Semoga melalui peringatan Maulid ini, kita semua dapat mengambil hikmah dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita terus menjaga kebersamaan, kerukunan dan kekompakan di lingkungan kita,” ujar Nani.
Ia juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendukung berbagai program pemerintah demi terciptanya Kelurahan Bakung yang aman, nyaman dan harmonis.
Kegiatan tersebut turut dihadiri
Bhabinkamtibmas Kelurahan Bakung Bripka Nur Jaya, Babinsa Kelurahan Bakung Serda Andi Tenri Ajeng, serta Staf Kelurahan Bakung Indra (Humas).
Selain itu, hadir Ketua RW 08, para Ketua RT masing-masing lingkungan, yakni Ketua RT 01-08, Ketua RT 02-08 dan Ketua RT 03-08, ibu-ibu Majelis Taklim RW 08, tokoh masyarakat, serta warga RW 08 Kelurahan Bakung.
Suasana kebersamaan semakin terasa dalam kegiatan tersebut. Warga dari berbagai unsur duduk bersama mengikuti rangkaian acara Maulid hingga selesai.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di RW 08 diharapkan dapat menjadi momentum untuk terus memperkuat ukhuwah, meningkatkan keimanan, serta membangun kebersamaan masyarakat dalam mendukung terciptanya lingkungan yang religius, aman dan penuh kekeluargaan.(**)



