Mediasahabat.com-Makassar “- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi memperkenalkan Dara Adinda Nasution sebagai salah satu anggota tim ahli pemerintahannya. Dengan latar belakang kuat di bidang teknologi dan komunikasi, Dara dipercaya membawa angin segar dalam upaya modernisasi layanan publik berbasis digital serta memperkuat inovasi kota.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Zulkifli Nanda, menjelaskan bahwa pembentukan tim ahli ini merupakan kelanjutan dari kebijakan sebelumnya. Semula, formasi tenaga ahli berjumlah 14 orang, namun dikurangi menjadi delapan orang mengikuti Instruksi Presiden tentang efisiensi birokrasi. Salah satu di antaranya adalah Dara Nasution.
“Pemilihan tim ahli ini murni berdasarkan keilmuan dan pengalaman profesional, bukan pertimbangan politik atau partai,” tegas Zulkifli saat ditemui beberapa waktu lalu.
Dara Nasution sendiri merupakan sosok muda berbakat. Ia menamatkan studi di Jurusan Kajian Media, Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia sebagai lulusan terbaik, dan melanjutkan pendidikan di Blavatnik School of Government, University of Oxford, Inggris.

Karier profesional Dara juga sangat cemerlang. Ia pernah menjabat sebagai Manajer Jangkauan Politik dan Pemerintahan di Meta Platforms, Inc., menangani isu-isu strategis seperti Pemilu Malaysia dan Konferensi Tingkat Tinggi G20 Indonesia 2022. Berbekal pengalamannya di bidang tata kelola digital, Dara juga aktif menangani tiga ajang besar politik di tahun 2024: Pilpres, Pileg bersama Partai Golkar, serta pemenangan Erwin Aksa di Pilwali Makassar.
Pengembangan Super App dan Modernisasi Kota
Di Pemerintah Kota Makassar, Dara dipercaya memimpin pengembangan super app — platform digital yang mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu aplikasi. Dengan pengalamannya di Meta, Dara dinilai memiliki keunggulan dalam membangun solusi digital yang cepat, transparan, dan efisien.
Inisiatif ini diharapkan tidak hanya memudahkan warga dalam mengakses layanan pemerintahan, tetapi juga mendorong partisipasi publik yang lebih luas melalui kanal daring, serta membuka peluang ekonomi digital, khususnya bagi generasi muda Makassar.
Pengamat sosial politik, Arief Wicaksono, menilai kehadiran sosok seperti Dara dalam tim ahli pemerintah kota sangat strategis.
“Pemerintah daerah kini sangat membutuhkan pemetaan isu dan komunikasi publik yang efektif, terutama di dunia maya. Kehadiran Dara akan memperkuat kemampuan itu,” ujar alumni Fisipol Unhas ini.
Rekam Jejak Aktivisme
Selain kiprah profesionalnya, Dara Nasution dikenal aktif dalam memperjuangkan kebebasan berekspresi di dunia digital. Ia menggagas petisi daring #KPIJanganUrusinNetflix, yang mendapat dukungan lebih dari 114 ribu netizen.
Dengan pengalaman luas di bidang teknologi, politik, serta pemberdayaan masyarakat, Dara Nasution diharapkan mampu mempercepat transformasi Makassar menjadi kota digital yang modern, inovatif, dan inklusif. Kehadirannya bukan sekadar simbolik, melainkan bagian dari strategi serius Pemerintah Kota Makassar untuk beradaptasi dengan tantangan era digital yang terus berkembang pesat.(**)


