Mediasahabat.com-Pangkep, -“Operasi pencarian dan evakuasi pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Pangkep dan Maros, terus berlangsung hingga Minggu (18/1/2026). Tim SAR gabungan masih menghadapi tantangan berat berupa medan ekstrem serta cuaca buruk yang menyelimuti area pencarian.
Berdasarkan laporan terbaru dari Posko Pencarian yang diterima BPBD Kota Makassar, pada pukul 11.23 WITA, sebanyak enam personel SRU 1 bergerak turun ke arah barat menggunakan tali, mengingat kondisi medan yang sangat terjal dan berisiko.
Selang beberapa menit kemudian, tepatnya pukul 11.34 WITA, kondisi cuaca di area puncak dilaporkan semakin memburuk. Kabut tebal menyelimuti lokasi dengan jarak pandang terbatas sekitar 5 meter, sehingga membatasi mobilitas tim di lapangan.
Pada pukul 11.56 WITA, tim puncak mengajukan permintaan tambahan peralatan bivak guna mendukung keselamatan personel. Di waktu yang sama, tim aju terpaksa membatalkan proses penurunan vertikal akibat hujan dan kabut tebal yang menghambat visibilitas serta meningkatkan risiko kecelakaan.
Memasuki pukul 12.13 WITA, dilaporkan sebagian besar personel SRU 3 masih berada di area puncak, sementara sebagian lainnya telah berhasil menyeberang menuju Titik 2.
Sementara itu, pada pukul 12.17 WITA, SRU 4 dilaporkan berada sekitar 200 meter dari titik misi, namun tidak menemukan jalur aman untuk dilalui. Setelah berkoordinasi dengan posko induk, SRU 4 diarahkan untuk kembali ke posko demi keselamatan personel.
Pada pukul 13.21 WITA, tim logistik melaksanakan briefing dan bersiap menuju puncak untuk melakukan dropping alat dan logistik, sebagai bagian dari dukungan operasi lanjutan di lapangan.
Perkembangan paling signifikan terjadi pada pukul 13.43 WITA, ketika Posko Pencarian menerima informasi penting dari tim puncak terkait ditemukannya satu korban. Saat ini, korban tersebut sedang dalam proses evakuasi dari bawah tebing dengan prosedur keselamatan ketat mengingat kondisi medan dan cuaca yang masih kurang bersahabat.
BPBD Kota Makassar menegaskan bahwa operasi pencarian dan evakuasi akan terus dilanjutkan dengan prioritas utama keselamatan personel. Faktor hujan, kabut tebal, dan medan terjal menjadi tantangan utama dalam operasi ini, sehingga seluruh tim di lapangan terus melakukan penyesuaian taktis sesuai perkembangan situasi.
Informasi lanjutan terkait identitas korban dan hasil evakuasi akan disampaikan secara resmi oleh Posko Pencarian setelah proses evakuasi dinyatakan aman dan selesai.(**)


